Roem Kono: MKGR Bertekad Maksimal Bagi Kepentingan Rakyat

JAKARTA, Kamis, 05 November 2015 09:41 WIB, Drs H Roem Kono, Ketua Umum Organisasi Massa (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) mengapresiasi hasil pertemuan Silaturahmi Nasional (Silatnas) yang telah digelar di kantor DPP Partai Golkar antara Aburizal Babrie dan Agung Laksono.

"Saya berharap, setelah (pertemuan) itu baik Pak Aburizal Bakrie dan Pak Agung Laksono segera melakukan langkah-langkah positif untuk Partai Golkar, khususnya dalam menghadapi Pilkada serentak pada Desember 2015 mendatang. Karena, rakyat sedang menunggu kiprah Partai Golkar dalam memperjuangkan aspirasi rakyat, setelah hampir setahun berbeda pendapat soal kepengurusan," ujar Roem Kono, di Jakarta, Rabu (04/11/2015).

Roem Kono merasa optimis bahwa Golkar ke depan akan semakin berada di hati rakyat. Oleh karena itu, Roem Kono berharap kader-kader Golkar di daerah, turut berjuang untuk kembali merebut kepercayaan rakyat dengan memilih calon-calon kepala daerah baik yang diusung maupun yang didukung Partai Golkar.

"Saya selaku Ketua Umum Ormas MKGR, dimana kita juga menjadi satu lumbung dari Partai Golkar, berharap supaya penyelesaian dari pada perbedaan pendapat masalah kepengurusan Golkar, segera diselesaikan. Karena ini kan cuma masalah teknis saja. Dan saya kira ini perlu menjadi suatu pemikiran secara kenegarawanan dari kedua belah pihak," ujarnya, seperti dikutip dari harian Suara Karya (05/11/2015).

Roem Kono menambahkan, bagi MKGR sudah menjadi tekad agar dapat berbuat sebanyak-banyaknya bagi kepentingan rakyat dan juga menampung semua aspirasi dengan meningkatkan semangat kegotong royongan dan kesetia kawanan.

"Terkait Pilkada serentak, mari bersama-sama membantu kader-kader di daerah sehingga kita bisa memenangkan semua kader, minilai 40 sampai 50 persen kita bisa raih kemenangan itu, sehingga kita bisa berbuat banyak untuk daerah, karena memang kita dipacu untuk bekerja bagi kepentingan rakyat," ujar Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR ini.

Menurut dia, harmonisasi secara menyeluruh, kata dia, menjadi kunci untuk bisa berbuat maksimal sesuai dengan cita-cita Partai Golkar, termasuk dalam mempertahankan NKRI.[]